Udine, NAGA333 - Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique mengakui Tottenham Hotspur bermain lebih baik. Tapi, di sepakbola, tim terbaik tak selalu jadi pemenang.
PSG sebagai juara Liga Champions diunggulkan saat bertemu Tottenham di Piala Super Eropa 2025, Kamis (14/8/2025) dini hari WIB. Tapi, PSG malah tertinggal dua gol duluan saat laga belum jalan sejam.
Diawali gol Micky van de Ven pada menit ke-39, Cristian Romero gantian menjebol gawang PSG tiga menit setelah jeda. PSG memang tampil buruk karena meski menguasai 74 persen ball possesion, mereka kesulitan menciptakan peluang, menurut laporan
NAGA333 LOGIN.

Hanya satu shot on target dari total 12 attempts dilepaskan selama lebih dari 80 menit. Lee Kang-in menghidupkan harapan PSG pada menit ke-48 sebelum Goncalo Ramos menyelamatkan tim lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-94, tulis
NAGA333.
PSG akhirnya menang adu penalti dengan skor 3-2 setelah dua penendang Tottenham gagal. Sementara, dari PSG hanya Vitinha sebagai penendang pertama yang penaltinya tidak gol.
Kemenangan yang bikin Enrique puas karena perjuangan PSG untuk mengejar ketertinggalan tidak sia-sia. Tak lupa, Enrique memuji performa Tottenham yang luar biasa di laga ini.
Namun, dalam sepakbola harus ada yang menang dan yang kalah. Sayangnya, Tottenham harus jadi pecundang di laga ini.
"Tottenham tampil luar biasa; mereka lebih bagus dari kami. Saya tidak tahu apakah ini hasil yang adil, tapi seperti inilah sepakbola. Kami harus lebih baik lagi. Kami mampu bertarung hingga akhir, tapi kami harus melakukan perbaikan. Lucas Chevalier luar biasa, dan saya senang dengannya," ujar Enrique di situs resmi UEFA, seperti dikutip
NAGA333 SLOT.
"Jika saya harus bilang satu hal yang penting untuk kami, di mana itu penting musim lalu, itu adalah keyakinan kami. Kami yakin bisa terus menang. Saya sangat bahagia."
Pencarian Terkait :
0 Komentar