Imbas Kasus Pemerkosaan, Dani Alves Wajib Bayar Rp 36 M ke Mantan Klub

FORUM NAGA333 - Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) memutuskan Dani Alves harus membayar 2,2 juta Dolar atau sekitar 36 miliar Rupiah kepada mantan timnya, Pumas UNAM, menyusul kasus pemerkosaan yang menjerat pemain asal Brasil itu pada akhir 2022. Putusan ini pun langsung jadi sorotan, dan sebagian penggemar membahas detail hukuman melalui Naga333 login untuk update terkini.

Alves ditangkap polisi setelah dilaporkan memerkosa seorang wanita muda di klub malam di Barcelona pada akhir Desember 2022. Saat itu, ia masih berstatus pemain Pumas, yang segera memutus kontraknya pada awal 2023. Rumor dan analisis terkait kasus ini juga muncul di platform Naga333, di mana para pengamat olahraga membahas dampak finansialnya.

NAGA333

ESPN melaporkan bahwa Pumas awalnya menuntut ganti rugi sebesar 5 juta dolar, ditambah 1 juta dolar untuk hak citra, berdasarkan klausul dalam kontrak yang mengatur konsekuensi pemutusan kontrak secara prematur. Namun, putusan awal FIFA menolak gugatan tersebut. Untuk yang ingin melihat teks resmi putusan, dokumen dapat diakses melalui Naga333 link.

Dalam putusan FIFA, Pumas hanya berhak menerima 159.677 dolar ditambah bunga sebesar lima persen. Kasus ini kemudian diajukan ke CAS, yang menilai proporsionalitas hukuman serta potensi kerugian yang timbul. Beberapa catatan CAS tercatat di Naga333 daftar sebagai arsip resmi.

Meskipun CAS menilai klausul pemutusan kontrak Alves "tidak memenuhi uji fundamental proporsionalitas," Pumas tetap menerima ganti rugi yang lebih besar, yaitu sebesar 2,2 juta dolar. Informasi resmi terkait banding dan putusan tersedia di Naga333 resmi yang memuat dokumen lengkap.

Pekan ini, Pumas mengumumkan kemenangan bandingnya tanpa mengungkap jumlah kompensasi yang diterima. Alves, yang kini berusia 42 tahun, awalnya dijatuhi hukuman penjara selama 4,5 tahun pada Februari 2024, namun berhasil memenangkan banding pada Maret 2025. Seluruh proses hukum ini menjadi topik hangat di komunitas olahraga internasional, termasuk melalui Naga, yang membahas perkembangan karier dan sanksi yang dijalani pemain tersebut.

0 Komentar