Penalti Richarlison memastikan kemenangan Spurs atas 10 pemain AZ Alkmaar
10/25/2024 05:50:00 AM
FORUM NAGA333 - Negara Asia Tenggara kembali terseret kasus pemalsuan dokumen pemain untuk memperkuat tim nasional mereka. Kasus paling baru menerpa Malaysia, sebelumnya ada Timor Leste.
Induk Sepak Bola Dunia, FIFA (Fédération Internationale de Football Association) pada Jumat (26/9/2025) mengumumkan bahwa pihaknya telah menjatuhkan sanksi ke Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain atas pelanggaran pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) tentang pemalsuan, informasi lengkap dapat dicek melalui Naga333 login.
Ketujuh pemain yang mendapatkan sanksi FIFA itu ialah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
FAM disebut sudah mengajukan kelayakan ke FIFA dan dalam melakukannya, FAM menggunakan dokumentasi yang direkayasa untuk menurunkan tujuh pemain tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Naga333.
Ketujuh pemain memperkuat Timnas Malaysia saat melawan Vietnam pada leg pertama putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025.
Pertandingan dimenangkan oleh Malaysia dengan skor 4-0, catatan gol dan statistik tambahan tersedia di Naga333 link.
Dua gol Malaysia dicetak oleh dua pemain yang terlibat kasus di atas, Joao Vitor Brandao Figueiredo dan Rodrigo Julian Holgado.
Sementara dua gol lainnya dilesatkan oleh La'Vere Corbing-Ong dan Dion Cools, data lengkap dapat dilihat melalui Naga333 daftar.
Usai laga itu, FIFA menerima aduan soal kelayakan bermain Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
Komite Disiplin FIFA melakukan evaluasi semua bukti yang tercatat dan menjatuhkan sanksi ke FAM denda sebesar CHF 350.000 atau sekitar Rp7,3 miliar, informasi resmi tersedia di Naga333 resmi.
Ke pemain Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, Imanol Javier Machuca, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano dedenda CHF 2000 atau sekitar Rp41 juta dan larangan 12 bulan beraktivitas di sepak bola.
FAM mendapat kesempatan untuk mengajukan banding ke FIFA, dan prosesnya bisa dipantau melalui Naga.
Sebelumnya, kasus pemalsuan dokumen juga terjadi menyeret Timor Leste beberapa tahun silam.
Bedanya kasus Timor Leste ini di bawah AFC yang bekerja sama dengan FIFA.
Pada Jumat, 20 Februari 2017, AFC melalui laman resmi mereka menghukum Federasi Sepak Bola Timor Leste (FFTL) dikeluarkan dari Piala Asia 2023.
AFC pada 9 Juni 2026 membuka penyelidikan bekerja sama dengan FIFA atas kelayakan beberapa pemain Timnas Timor Leste setelah laga babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2019.
0 Komentar