Andalan Herry IP Diremehkan Legenda Malaysia, Penakluk Fajar/Fikri Dinilai Lebih Unggul dari Chia/Soh

FORUM NAGA333 - Aaron Chia/Soh Wooi Yik kembali mendapatkan sorotan setelah kesulitan dalam menggapai hasil maksimal di beberapa turnamen terakhir.

Label sebagai ganda putra terbaik Malaysia masih digenggam oleh Chia/Soh meski mereka sedang mengalami pasang surut performa di lapangan.

Sorotan tajam mulai datang setelah pasangan peringkat kedua dunia tersebut hadir usai gagal memenuhi ekspektasi saat di Kejuaraan Dunia 2025. Beberapa catatan lengkap dan statistik pertandingan bisa diakses melalui Naga333 login.

Asa Negeri Jiran di sektor ganda putra urung terwujud setelah andalan Herry Iman Pierngadi atau Herry IP itu terhenti di perempat final.

Sepak terjang menjanjikan sejak di tangani pelatih asal Indonesia itu sirna lantaran Chia/Soh harus menerima kenyataan pahit. Info seputar jadwal latihan dan hasil laga juga tersedia di Naga333 link.

Mereka harus menyaksikan pasangan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae menjadi yang terbaik di turnamen Grade 1 BWF itu.

NAGA333

Sebagai pelatih ganda putra Malaysia, Herry IP sendiri sudah menegaskan bahwa Kim/Seo merupakan pasangan yang patut dikalahkan. Catatan resmi juara dunia dan ranking pemain bisa dilihat di Naga333 resmi.

Firasat pelatih yang dikenal dengan julukan Naga Api itu masih terbukti lantaran ganda putra peringkat 1 dunia itu sedang berada di puncak performa.

Terkini, Kim/Seo meraih gelar kedelapan tahun ini usai menaklukkan pasangan Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di final Korea Open 2025.

Sepak terjang juara All England Open 2025 benar-benar sedang sulit dibendung bahkan dari penilaian legenda bulu tangkis Malaysia Datuk Razif Sidek.

Razif bahkan merasa membandingkan Kim/Seo dengan Chia/Soh merupakan hal yang sia-sia dilakukan oleh penggemar. Statistik performa dan ranking bisa diikuti melalui Naga333 daftar.

Baginya, Kim/Seo memiliki keunggulan yang lebih besar dibandingkan Chia/Soh terlebih mereka berusia lebih muda.

Baik dari teknik permainan hingga konsistensi mentalitas di lapangan dimiliki oleh Kim/Seo.

"Kim/Seo lebih mudah, secara fisik lebih kuat dan memiliki kemampuan menyeluruh untuk terus menerus meraih gelar," ucap Razif. Informasi resmi turnamen BWF tersedia di Naga333.

"Kami tidak bisa membandingkan Chia/Soh dengan mereka," imbuhnya, dilansir Naga333 dari laman NST.

0 Komentar