Dear Vinicius Junior, Ngelunjak dengan Perez Bisa Celaka di Real Madrid
Peringatan itu disampaikan oleh eks pemain Madrid, Rafa Alkorta.
Alkorta menasihati Vinicius Junior untuk tidak gegabah dalam menuntut kontrak baru di Madrid.
Pasalnya, hal itu bisa berimbas pada karier dan masa depannya di Santiago Bernabeu.
Sebagaimana diketahui El Real juga tengah berupaya untuk memperbarui kontrak para pemain bintangnya selain mendatangkan pemain baru pada musim panas 2025.
Salah satu yang ingin diikat lebih lama adalah Vinicius.
Pembahasan soal kontrak baru dengan Vinicius sendiri masih belum menemui titik terang sampai saat ini.
Kesepakatan baru diharapkan bisa membuat Vinicius bertahan dalam jangka waktu lama di ibu kota Spanyol.
Hanya saja masalah utama yang muncul adalah pemain berusia 25 tahun tersebut belum sepakat dengan gaji yang dimintanya dengan kubu Madrid. Tuntutan yang diinginkan Vinicius belum juga direspons positif oleh klub karena hal itu berkaitan dengan kenaikan gajinya. Vini sendiri mendapati dirinya ingin bertahan lebih lama bersama Real Madrid meski ada ketertarikan dari raksasa Liga Arab Saudi. Salah satu klub dari Negeri Timur Tengah itu disebut-sebut siap untuk mengangkutnya dengan mahar dan bayaran bernilai fantastis. Tak kurang dari 300 juta euro dalam rupa mahar dan gaji senilai 1 miliar euro berupa gaji per musim bakal diberikan oleh klub Liga Arab Saudi itu. Namun, Vinicius Junior bersikukuh dirinya hanya ingin tetap berseragam Madrid. Saat ini ia masih menunggu panggilan dari klub untuk memulai kembali negosiasi. Perwakilan Vini menjelaskan bahwa kliennya merasa harus mendapatkan gaji yang besarannya setara Kylian Mbappe. Sebagai tambahan informasi bayaran Mbappe menjadi yang tertinggi di klub sebesar 31 juta euro per musimnya. Hal itu tidak bisa begitu saja diterima oleh kubu Los Blancos. Presiden Real madrid, Florentino Perez, tentunya akan sangat menentukan arah dan kejelasan dari kontrak baru Vini tersebut. Oleh karena itu, winger asal Brasil tersebut diminta untuk tidak gegabah dalam bertindak terutama jika berurusan dengan Perez. Vinicius Junior diminta belajar dari kasus Sergio Ramos yang pernah menuntut banyak terhadap sang presiden hingga pada akhirnya dicampakkan meski berstatus sebagai legenda klub. Pada saat itu, Florentino Perez menawarkan perpanjangan kontrak kepada Ramos. Akan tetapi tawaran itu ditolak oleh bek tengah tersebut. Beberapa bulan kemudian, Ramos berubah pikiran dan ingin mengubah keputusannya untuk tetap di Madrid.
Tak disangka jika presiden klub memberitahunya bahwa tawaran tersebut sudah kadaluwarsa sehingga ia akhirnya meninggalkan klub Real Madrid secara gratis. "Mencoba menekan Florentino Perez bisa berbalik merugikan, seperti yang terjadi pada Sergio Ramos," ucap Alkorta, dikutip NAGA333 dari Diario Sport. "Sejak dia pindah dari sayap kiri, saya belum melihatnya bermain dengan baik." "Bermain bersama Mbappe telah menjadi tantangan baginya, dan penasihatnya perlu bekerja lebih baik." "Sekarang bukan saatnya untuk mengajukan tuntutan karena dia belum menjalani musim yang bagus," pungkasnya. Vinicius Junior diketahui telah menjadi figur penting di Real Madrid sejak tiba pada musim panas 2018. Namanya mulai berkibar seiring kepergian Cristiano Ronaldo dan Eden Hazard di mana ia akhirnya mewarisi nomor punggung 7. Vinicius mulai menjadi sosok vital di lini serang Madrid dengan mengeklaim satu tempat di winger kiri. Tercatat sampai saat ini dirinya telah melahap 322 penampilan dengan menyumbang 106 gol dan 83 asis untuk seteru abadi Barcelona tersebut. Musim lalu bisa dibilang menjadi salah satu pencapaian buruknya seiring kehadiran Mbappe. Vinicius Junior hanya mampu mengemas 22 gol dan 19 asis dari 58 laga tanpa memenangkan gelar mayor untuk klub ibu kota Spanyol itu.
Hanya saja masalah utama yang muncul adalah pemain berusia 25 tahun tersebut belum sepakat dengan gaji yang dimintanya dengan kubu Madrid. Tuntutan yang diinginkan Vinicius belum juga direspons positif oleh klub karena hal itu berkaitan dengan kenaikan gajinya. Vini sendiri mendapati dirinya ingin bertahan lebih lama bersama Real Madrid meski ada ketertarikan dari raksasa Liga Arab Saudi. Salah satu klub dari Negeri Timur Tengah itu disebut-sebut siap untuk mengangkutnya dengan mahar dan bayaran bernilai fantastis. Tak kurang dari 300 juta euro dalam rupa mahar dan gaji senilai 1 miliar euro berupa gaji per musim bakal diberikan oleh klub Liga Arab Saudi itu. Namun, Vinicius Junior bersikukuh dirinya hanya ingin tetap berseragam Madrid. Saat ini ia masih menunggu panggilan dari klub untuk memulai kembali negosiasi. Perwakilan Vini menjelaskan bahwa kliennya merasa harus mendapatkan gaji yang besarannya setara Kylian Mbappe. Sebagai tambahan informasi bayaran Mbappe menjadi yang tertinggi di klub sebesar 31 juta euro per musimnya. Hal itu tidak bisa begitu saja diterima oleh kubu Los Blancos. Presiden Real madrid, Florentino Perez, tentunya akan sangat menentukan arah dan kejelasan dari kontrak baru Vini tersebut. Oleh karena itu, winger asal Brasil tersebut diminta untuk tidak gegabah dalam bertindak terutama jika berurusan dengan Perez. Vinicius Junior diminta belajar dari kasus Sergio Ramos yang pernah menuntut banyak terhadap sang presiden hingga pada akhirnya dicampakkan meski berstatus sebagai legenda klub. Pada saat itu, Florentino Perez menawarkan perpanjangan kontrak kepada Ramos. Akan tetapi tawaran itu ditolak oleh bek tengah tersebut. Beberapa bulan kemudian, Ramos berubah pikiran dan ingin mengubah keputusannya untuk tetap di Madrid.
Tak disangka jika presiden klub memberitahunya bahwa tawaran tersebut sudah kadaluwarsa sehingga ia akhirnya meninggalkan klub Real Madrid secara gratis. "Mencoba menekan Florentino Perez bisa berbalik merugikan, seperti yang terjadi pada Sergio Ramos," ucap Alkorta, dikutip NAGA333 dari Diario Sport. "Sejak dia pindah dari sayap kiri, saya belum melihatnya bermain dengan baik." "Bermain bersama Mbappe telah menjadi tantangan baginya, dan penasihatnya perlu bekerja lebih baik." "Sekarang bukan saatnya untuk mengajukan tuntutan karena dia belum menjalani musim yang bagus," pungkasnya. Vinicius Junior diketahui telah menjadi figur penting di Real Madrid sejak tiba pada musim panas 2018. Namanya mulai berkibar seiring kepergian Cristiano Ronaldo dan Eden Hazard di mana ia akhirnya mewarisi nomor punggung 7. Vinicius mulai menjadi sosok vital di lini serang Madrid dengan mengeklaim satu tempat di winger kiri. Tercatat sampai saat ini dirinya telah melahap 322 penampilan dengan menyumbang 106 gol dan 83 asis untuk seteru abadi Barcelona tersebut. Musim lalu bisa dibilang menjadi salah satu pencapaian buruknya seiring kehadiran Mbappe. Vinicius Junior hanya mampu mengemas 22 gol dan 19 asis dari 58 laga tanpa memenangkan gelar mayor untuk klub ibu kota Spanyol itu.


0 Komentar