Mohamed Salah Tidak Memilih Juergen Klopp sebagai Pelatih Terbaik

Di bawah arahan Juergen Klopp, Mohamed Salah semakin bersinar. Dia mencatatkan 349 pertandingan dan 211 gol selama dilatih nakhoda asal Jerman. Kolaborasi mereka menghasilkan tujuh gelar bagi Liverpool. Mo Salah paling produktif ketika dibesut Klopp dibanding pelatihnya yang lain. Namun, Salah memiliki pelatih favorit lain, yakni Luciano Spalletti. Pasalnya, sang bintang timnas Mesir merasakan titik awal perkembangan ketika ditangani pelatih berkepala plontos itu. "Spalletti adalah pelatih terbaik yang lernah saya miliki," kata Salah seperti dikutip NAGA333 dari Tuttomercato. "Saya sangat berkembang di bawah arahan dia, baik secara taktok dan mental." "Dia memberikan saya kesempatan untuk mengeluarkan talenta saya dan berkembang sebagai pemain," pungkas eks pemain Chelsea itu. Salah menjadi murid Spalletti di AS Roma sejak 2016. Kerjasama mereka berlangsung singkat selama hanya satu musim. Bersama Spalletti, Salah mengukir 28 gol dari total 62 penampilan. Setelah melepas seragam Roma, Salah beranjak ke Liverpool untuk menkadi anak asuh Klopp.



Sosok kelahiran Kairo itu belum berganti klub lagi sampai sekarang. Di sisi lain, Spalletti banyak bertualang usai melepas jabatan sebagai pelatih Roma pada 2017. Dia pindah ke sesama tim Italia yakni Inter Milan. Dalam kurun waktu dua tahun menangani pasuka hitam-biru, Spalletti gagal menghadirkan trofi. Akan tetapi, nasib Spalleti membaik saat hijrah ke Napoli. Si pria asal Italia membawa I Partinopei ke tangga juara Serie A 2022-2023. Prestasi tersebut sekaligus mengakhiri penantian Napoli selama 33 tahun untuk meraih scudetto. Selanjutnya, Spalletti menangani timnas Italia dan berujung ketidaksuksesan. Spalletti dikritik usai timnya terhenti di babak 16 besar Euro 2024. Setahun setelah turnamen, dia mengundurkan diri dan belum menangani tim manapun sampai sekarang.


0 Komentar