Gara-Gara Cristiano Ronaldo, Man United Malah Bikin Hojlund Mejan
Hal itu disampaikan oleh eks Manchester United, Clayton Blackmore.
Blackmore menilai ketidakhadiran Cristiano Ronaldo memberikan dampak besar pada performa Rasmus Hojlund.
Hojlund diketahui tiba di Old Trafford pada musim panas 2023.
Diboyong dari Atalanta senilai 77 juta euro, ekspektasi tinggi sudah diberikan untuk Hojlund.
Pasalnya, penyerang asal Denmark itu digadang-gadang untuk menjadi pemimpin lini depan Man United.
Usianya waktu itu yang baru menginjak 20 tahun dianggap dapat menjadi investasi jangka panjang Setan Merah.
Seiring berjalannya waktu, beban besar yang ada di pundak Hojlund berujung pada performanya yang melempem.
Ibarat gagal menjawab ekspektasi publik, Hojlund justru mulai kesulitan menemukan bentuk terbaiknya bersama Setan Merah. Terhitung sejak musim panas 2023 sampai sekarang, pundi-pundi gol Hojlund baru menyentuh 26 gol dari 95 penampilan. Angka yang sangat jauh dari seorang berposisi penyerang tengah. Tak pelak jika tekanan besar mulai mengarah terhadap dirinya. Apalagi pada musim panas tahun ini Man United telah mendatangkan Matheus Cunha dan bakal mengamankan Bryan Mbeumo yang juga bisa ditempatkan sebagai striker. Keprihatinan terhadap Rasmus Hojlund datang dari Claymore. Sosok yang membantu Man United memenangkan 10 gelar termasuk 2 Liga Inggris itu menilai bekas timnya semestinya bisa mengantisipasi kemandulan Hojlund. Menurutnya, ketiadaan dari Cristiano Ronaldo berpengaruh besar terhadap perjalanan karier Hojlund. Kepergian dari Ronaldo yang belum sempat bermain bersama mantan juru gedor Atalanta itu memengaruhi pada perkembangannya. Sebagai catatan, Ronaldo sempat kembali ke Old Trafford pada musim panas 2021. Namun, CR7 tidak memenuhi kontraknya yang berjalan hingga musim panas 2023. Itu dikarenakan Ronaldo dan Man United sepakat untuk berpisah pada November 2022. Sejak saat itu megabintang asal Portugal tersebut berstatus pengangguran dan baru bermain lagi di Januari 2023 usai menerima pinangan dari Al Nassr. "Saya benar-benar merasa kasihan pada Hojlund. Dia masih muda dan masih belajar," ucap Blackmore, dikutip NAGA333 dari Goal Internasional. "Saya pikir Ronaldo akan menjadi pemain yang hebat untuk Hojlund belajar darinya dan bermain bersamanya." "Sekarang dia dilempar ke dalam situasi yang sulit dan harus belajar sendiri." "Dia hanya mencetak 13 gol senior pada musim itu saat United merekrutnya, yang merupakan keputusan besar lain dari Ten Hag." "Saya tidak tahu apa yang dia pikirkan, membawa begitu banyak pemain yang belum teruji ke Liga Inggris." "Ini adalah liga yang berbeda," ujar pria asal Wales tersebut menambahkan. Peluang Rasmus Hojlund untuk cabut dari Man United terbilang cukup besar pada musim panas tahun ini. Pasalnya, ia juga menarik minat sejumlah klub-klub besar Eropa. Hanya saja sampai saat ini belum ada penawaran yang masuk ke meja manajemen Man United.
Ibarat gagal menjawab ekspektasi publik, Hojlund justru mulai kesulitan menemukan bentuk terbaiknya bersama Setan Merah. Terhitung sejak musim panas 2023 sampai sekarang, pundi-pundi gol Hojlund baru menyentuh 26 gol dari 95 penampilan. Angka yang sangat jauh dari seorang berposisi penyerang tengah. Tak pelak jika tekanan besar mulai mengarah terhadap dirinya. Apalagi pada musim panas tahun ini Man United telah mendatangkan Matheus Cunha dan bakal mengamankan Bryan Mbeumo yang juga bisa ditempatkan sebagai striker. Keprihatinan terhadap Rasmus Hojlund datang dari Claymore. Sosok yang membantu Man United memenangkan 10 gelar termasuk 2 Liga Inggris itu menilai bekas timnya semestinya bisa mengantisipasi kemandulan Hojlund. Menurutnya, ketiadaan dari Cristiano Ronaldo berpengaruh besar terhadap perjalanan karier Hojlund. Kepergian dari Ronaldo yang belum sempat bermain bersama mantan juru gedor Atalanta itu memengaruhi pada perkembangannya. Sebagai catatan, Ronaldo sempat kembali ke Old Trafford pada musim panas 2021. Namun, CR7 tidak memenuhi kontraknya yang berjalan hingga musim panas 2023. Itu dikarenakan Ronaldo dan Man United sepakat untuk berpisah pada November 2022. Sejak saat itu megabintang asal Portugal tersebut berstatus pengangguran dan baru bermain lagi di Januari 2023 usai menerima pinangan dari Al Nassr. "Saya benar-benar merasa kasihan pada Hojlund. Dia masih muda dan masih belajar," ucap Blackmore, dikutip NAGA333 dari Goal Internasional. "Saya pikir Ronaldo akan menjadi pemain yang hebat untuk Hojlund belajar darinya dan bermain bersamanya." "Sekarang dia dilempar ke dalam situasi yang sulit dan harus belajar sendiri." "Dia hanya mencetak 13 gol senior pada musim itu saat United merekrutnya, yang merupakan keputusan besar lain dari Ten Hag." "Saya tidak tahu apa yang dia pikirkan, membawa begitu banyak pemain yang belum teruji ke Liga Inggris." "Ini adalah liga yang berbeda," ujar pria asal Wales tersebut menambahkan. Peluang Rasmus Hojlund untuk cabut dari Man United terbilang cukup besar pada musim panas tahun ini. Pasalnya, ia juga menarik minat sejumlah klub-klub besar Eropa. Hanya saja sampai saat ini belum ada penawaran yang masuk ke meja manajemen Man United.
0 Komentar