Franco Mastantuono merupakan salah rekrutan anyar Real Madrid pada musim panas 2025.
Dirinya direkrut dari River Plate dengan biaya 45 juta euro atau sekitar Rp872 miliar.
Meski baru bergabung, Mastantuono langsung menjadi pilihan utama pelatih Xabi Alonso di pos sayap kanan.
Sejak melakoni debut di Piala Dunia Klub 2025, Mastantuono telah mencatatkan 15 penampilan.
Remaja berusia 18 tahun itu paling banyak tampil di ajang Liga Spanyol dengan total 9 pertandingan.
Dari jumlah penampilan tersebut, dia berhasil mencetak 1 gol.
Namun, sejumlah pemain Brasil di skuad Real Madrid dilaporkan tidak senang dengan hal tersebut.
Mereka iri dengan banyaknya kesempatan bermain yang didapat pemain baru seperti Mastantuono.

Sebaliknya, pemain Brasil seperti Rodrygo dan Endrick kesulitan mendapat menit bermain.
Para pemain Brasil ini lantas menuduh Xabi Alonso memberi perlakuan istimewa kepada junior Lionel Messi di Timnas Argentina itu.
Rivalitas klasik antara Argentina dan Brasil juga diyakini sebagai salah satu pemicu kecemburuan tersebut.
Laporan ini disampaikan oleh jurnalis asal Spanyol, Romain Molina.
Masalah tersebut bisa memicu perpecahan di ruang ganti Real Madrid.
Maka dari itu, Alonso harus bergerak cepat untuk mengatasinya agar harmonisasi tim tetap terjaga.
Apalagi, Real Madrid saat ini sedang memimpin puncak klasemen Liga Spanyol.
Klub ibu kota Spanyol itu unggul tiga poin atas Barcelona yang berada persis di bawah mereka.
Sementara di Liga Champions, Real Madrid duduk di urutan ketujuh fase liga.
Mereka mengumpulkan 9 poin dari 4 kali bermain. Seperti yang dilansir dari
NAGA333.
Jangan sampai performa Real Madrid merosot gara-gara perpecahan ruang ganti.
Saat ini tirai Liga Spanyol sedang ditutup sementara karena jeda internasional November 2025.
Real Madrid baru akan kembali beraksi pada 24 November mendatang.
Kylian Mbappe dkk. akan mendatangi markas Elche dalam lanjutan LaLiga.
0 Komentar