Padahal Belum Pulih dan Absen sejak Februari, Man United Izinkan Bintangnya Gabung Timnas Argentina

Masalah tersebut dialami penjaga gawang bertinggi 1,9 meter ketika menghadapi AC Milan di pekan ke-11 Liga Italia, Sabtu (8/11/2025). Zion Suzuki mencoba mengambil bola dari kaki Alexis Saelemaekers dalam sebuah peluang Milan di kotak penalti. Namun, kelihatannya tangan dia terlipat dan Suzuki langsung merasa kesakitan setelah bola tembakan Saelemaekers dipastikan meleset. Ia menjalani perawatan singkat dari tim medis akibat insiden ini. Suzuki masih sanggup melanjutkan pertandingan selama beberapa menit tersisa. Dia berhasil menjaga gawang Parma tidak kebobolan lagi dalam laga yang berkesudahan 2-2. Setelah pertandingan, Suzuki langsung menjalani pemeriksaan di rumah sakit dengan pemindaian sinar-X. Selepas dipindai, baru diketahui sang kiper mengalami jenis cedera apa. "Zion Suzuki menjalani pemeriksaan dan didiagnosis mengalami patah tulang kompleks pada jari manis dan tulang skafoid di tangan kirinya," tulis pernyataan resmi dari pihak Gialloblu. Masalah ini terhitung pelik karena Suzuki disarankan menjalani operasi untuk penyembuhan cederanya. Dikutip NAGA333 dari Sportmediaset, operasi akan dilakukan di Jepang, Kamis (13/11/2025), sambil tetap diawasi dokter dari Parma, Giulio Pasta.



Sebelum naik meja bedah, belum diketahui secara pasti berapa lama dirinya bakal absen. Estimasi awal versi media-media Italia menyatakan cedera semacam ini paling parah dapat memaksa Suzuki menepi tiga bulan. Artinya, pemain 23 tahun itu bisa dibilang sudah menutup agenda pertandingannya pada 2025. Kalau prediksinya sesuai, servis Suzuki baru bisa dipakai lagi oleh klub setelah bursa transfer Januari. Timnas Jepang menghadapi situasi tak kalah merugikan karena tidak bisa mengandalkan kiper utama mereka pada FIFA Matchday bulan ini. Nama Suzuki terpaksa dicoret dari daftar skuad untuk menghadapi Ghana (14/11/2025) dan Bolivia (18/11/2025) di ajang Piala Kirin. Pelatih Hajime Moriyasu memanggil kiper pelapis Taishi Nozawa yang memperkuat klub Belgia, Royal Antwerp, sebagai penggantinya. Samurai Biru jelas berharap pemain kelahiran Amerika Serikat itu pulih tepat waktu di tengah persiapan tim menjelang Piala Dunia 2026. Kalau melihat prakiraan waktu pemulihan, Suzuki baru bisa membela negaranya kembali pada FIFA Matchday Maret 2026. Periode tersebut krusial untuk masa persiapan terakhir tiga bulan menjelang kick-off Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Di timnas Jepang, kiper jebolan Urawa Red Diamonds ini mencatatkan 21 penampilan dengan rapor kebobolan 14 gol dan 12 clean-sheet. Adapun sejak memperkuat Parma dua musim terakhir, dia melakoni 50 laga di semua ajang. Rapornya di klub adalah 69 kali kebobolan dan membuat 12 clean-sheet. Di Liga Italia musim ini Suzuki tampil dalam semua pertandingan Parma (11) dengan rapor 14 kali dikoyak musuh dan tiga partai nirbobol. Bermodalkan 35 saves, pemain berdarah Ghana tercatat sebagai kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak kelima di Serie A.

0 Komentar