Lionel Messi Pensiun, Seluruh Argentina bakal Tak Siap dan Terguncang

Hal tersebut disampaikan oleh bek Timnas Argentina, Nicolas Tagliafico. Tagliafico tak menampik bahwa momen Messi gantung sepatu bakal terjadi cepat atau lambat. Lionel Messi diketahui telah berseragam sejak 2005. Debut internasionalnya bersama Tim Tango terjadi pada 17 Agustus 2005 saat menghadapi Hungaria. Debut itu menjadi salah satu momen yang tak terlupakan karena Messi juga mendapatkan kartu merah langsung di laga pertamanya bersama La Albiceleste. Meski laga pertamanya tercoreng dengan kartu merah, karier internasional Messi menapaki pada jalur yang benar. Terlebih pada 2011, jabatan kapten diemban eks pemain Barcelona itu.



Seiring pensiunnya Juan Roman Riquelme, maka Lionel Messi naik kelas menjadi kapten tim. Dengan label pemimpin ruang ganti Agentina, Messi sempat memimpin tim berturut-turut ke final Piala Dunia 2014 dan Copa America edisi 2015 dan 2016. Namun, semuanya berujung pada nirtrofi karena Tim Tango kalah di partai puncak. Kekalahan di Copa America 2016 menjadi puncak emosional seorang Lionel Messi karena ia memutuskan pensiun dari Timnas Argentina. Kala itu pada Juni 2016 ia baru berusia 29 tahun dan mengatakan bahwa karier bersama tim nasional telah berakhir lantaran sepanjang kepemimpinannya Argentina tidak menjadi juara. Pernyataan gantung sepatu yang dibuat Messi itu nyatanya tidak bertahan lama karena pada Agustus 2016, Messi mengumumkan comeback bersama tim nasional. Keputusan tersebut akhirnya berbuah manis dengan gelar Copa America 2021 dan 2024, Piala Dunia 2022, dan trofi Finalissima 2023. Kini, tak terasa perjalanan karier internasional Messi sudah menyentuh 20 tahun. Di usianya yang menginjak 38 tahun, pemain Inter Miami tersebut masa edarnya tidak akan berlangsung lama. Apalagi Piala Dunia 2026 juga masih abu-abu baginya. Bukan tidak mungkin jika sebelum atau sesudah Piala Dunia 2026, Messi akan benar-benar memutuskan gantung sepatu dari karier internasional. Oleh karena itu, Tagliafico menilai aneh rasanya Messi bisa bertahan 2 dekade lebih bersama Timnas Argentina. Bek Lyon tersebut berharap jika suatu hari Messi pensiun dari tim nasional, ia bisa menjadi pelatih atau mentor bagi para pemain muda. "Dia sudah bermain di Argentina selama 20 tahun," ucap Tagliafico, dikutip dari Goal Internasional. "Hal itu benar-benar tidak biasa." "Tidak ada yang akan siap ketika Leo pergi." "Dia akan memutuskan kapan dia tidak lagi berada di sana." "Mungkin setelah dia berhenti bermain, dia akan tetap berada di staf pelatih atau memiliki peran tertentu dengan tim nasional," tutur bek berusia 33 tahun tersebut menambahkan. seperti yang dilansir dari NAGA333. Bagi rakyat Argentina, momen Lionel Messi akan menjadi sebuah kehilangan terbesar dalam sejarah sepak bola mereka. Messi adalah legenda terbesar Tim Tango dengan koleksi gol menyentuh 114 gol dan memegang penampilan terbanyak dengan 195 caps. Namun, Messi sendiri malah belum berpikir untuk pensiun. Setidaknya untuk karier profesionalnya di level klub. Pasalnya, belum lama ini peraih 8 gelar Ballon d'Or tersebut meneken kontrak baru dengan Inter Miami hingga akhir 2028.

0 Komentar