Ibrahima Konate Ngebet ke Real Madrid, Eks Liverpool: El Real Bukan Tim Terbaik, Jangan Sampai Menyesal!
Ibrahima Konate berhasil membangun reputasi sebagai bek sentral mumpuni sejak menjadi bagian dari Liverpool.
Namanya kian melambung usai pindah dari RB Leipzig pada musim panas 2021.
Dalam kurun waktu 4 musim berada di Anfield, reputasi Konate kian menanjak dan mengilap.
Empat trofi berupa Liga Inggris, Piala FA, dan Piala Liga Inggris berhasil dimenangkan oleh Konate.
Tak pelak jika dirinya sudah layak disebut sebagai salah pemain bertahan terbaik di dunia saat ini.
Hanya kebersamaan antara Liverpool dan Ibrahima Konate bakal berakhir pada musim panas 2026.
Bek asal Prancis itu belum memutuskan untuk meneken kontrak baru dengan klub.
Malahan ia justru menolak penawaran yang diajukan The Reds dalam proposal kontrak anyarnya. Beberapa media menyebutkan bahwa Konate ingin menjajal tantangan baru di luar Liverpool. Dirinya berniat untuk pindah pada musim panas tahun depan dan Real Madrid disebut-sebut sebagai pelabuhan barunya. Pemilihan Real Madrid bukannya tanpa alasan mengingat eks rekannya, Trent Alexander-Arnold melakukannya lebih dulu pada musim panas 2025. Alexander-Arnold diketahui hijrah ke klub ibu kota Spanyol begitu kontraknya kelar bersama Liverpool. Hal itulah yang ingin diikuti jejaknya oleh Ibrahima Konate. Meski demikian, Konate mendapat peringatan dari eks pemain Liverpool, Ryan Babel. Babel, yang memperkuat juara 20 kali Liga Inggris tersebut antara 2007 dan 2011, menilai The Reds adalah klub yang bisa membuat Konate kaya dan seperti keluarga. Menurut Babel, Madrid merupakan salah satu klub terbesar di dunia, tetapi bermain di sana membutuhkan konsekuensi yang besar. "Liverpool adalah klub sepak bola besar dan keluarga yang hebat; semua orang saling mendukung," ucap Babel, dikutip BolaSport.com dari Defensa Central. "Anda bisa mendapatkan banyak uang dengan bermain untuk Liverpool, dan Anda juga bermain di liga terbaik di dunia." "Apa lagi yang bisa Anda harapkan? Ibrahima Konate sebaiknya tetap di Liverpool." "Real Madrid adalah klub terbesar di dunia, tapi saya tidak yakin dia bisa menikmati bermain di sana karena tekanan dan ekspektasi yang ada di pundaknya." "Jika kamu bergabung dengan Real Madrid, kamu mungkin akan bergabung dengan klub terbaik di dunia." "Akan tetapi, itu pasti bukan tim terbaik, dan saya tidak berpikir itu akan menjadi yang terbaik dalam dua tahun ke depan," tutur pria asal Belanda tersebut menambahkan. Kubu Liverpool tentunya tidak ingin kehilangan Ibrahima Konate secara cuma-cuma setelah belajar dari pengalaman Alexander-Arnold. Mereka diyakini bisa melepas bek berusia 26 tahun tersebut dengan harga yang dirasa cocok dengan kualitasnya. Di sisi lain, Real Madrid sendiri juga butuh menambal lini belakang mereka untuk musim depan. Penampilan di semifinal Piala Dunia Klub 2025 membuat Xabi Alonso kurang puas dengan amunisi bek tengahnya. Alonso pun sudah meminta manajemen El Real untuk membeli satu bek sentral lagi.
Malahan ia justru menolak penawaran yang diajukan The Reds dalam proposal kontrak anyarnya. Beberapa media menyebutkan bahwa Konate ingin menjajal tantangan baru di luar Liverpool. Dirinya berniat untuk pindah pada musim panas tahun depan dan Real Madrid disebut-sebut sebagai pelabuhan barunya. Pemilihan Real Madrid bukannya tanpa alasan mengingat eks rekannya, Trent Alexander-Arnold melakukannya lebih dulu pada musim panas 2025. Alexander-Arnold diketahui hijrah ke klub ibu kota Spanyol begitu kontraknya kelar bersama Liverpool. Hal itulah yang ingin diikuti jejaknya oleh Ibrahima Konate. Meski demikian, Konate mendapat peringatan dari eks pemain Liverpool, Ryan Babel. Babel, yang memperkuat juara 20 kali Liga Inggris tersebut antara 2007 dan 2011, menilai The Reds adalah klub yang bisa membuat Konate kaya dan seperti keluarga. Menurut Babel, Madrid merupakan salah satu klub terbesar di dunia, tetapi bermain di sana membutuhkan konsekuensi yang besar. "Liverpool adalah klub sepak bola besar dan keluarga yang hebat; semua orang saling mendukung," ucap Babel, dikutip BolaSport.com dari Defensa Central. "Anda bisa mendapatkan banyak uang dengan bermain untuk Liverpool, dan Anda juga bermain di liga terbaik di dunia." "Apa lagi yang bisa Anda harapkan? Ibrahima Konate sebaiknya tetap di Liverpool." "Real Madrid adalah klub terbesar di dunia, tapi saya tidak yakin dia bisa menikmati bermain di sana karena tekanan dan ekspektasi yang ada di pundaknya." "Jika kamu bergabung dengan Real Madrid, kamu mungkin akan bergabung dengan klub terbaik di dunia." "Akan tetapi, itu pasti bukan tim terbaik, dan saya tidak berpikir itu akan menjadi yang terbaik dalam dua tahun ke depan," tutur pria asal Belanda tersebut menambahkan. Kubu Liverpool tentunya tidak ingin kehilangan Ibrahima Konate secara cuma-cuma setelah belajar dari pengalaman Alexander-Arnold. Mereka diyakini bisa melepas bek berusia 26 tahun tersebut dengan harga yang dirasa cocok dengan kualitasnya. Di sisi lain, Real Madrid sendiri juga butuh menambal lini belakang mereka untuk musim depan. Penampilan di semifinal Piala Dunia Klub 2025 membuat Xabi Alonso kurang puas dengan amunisi bek tengahnya. Alonso pun sudah meminta manajemen El Real untuk membeli satu bek sentral lagi.
0 Komentar